Friday, 13 December 2013

[REVIEW] Resident Evil 3: Nemesis


Saya adalah penggemar berat franchise game Resident Evil, atau yang dikenal sebagai Biohazard di Jepang. Oleh karena itulah, sebuah keharusan bagi saya untuk menuliskan resensi dan berbagi pengalaman saya selama memainkan salah satu franchise game paling sukses dari Capcom ini. Tapi untuk kali ini, saya hanya akan menulis mengenai game ketiganya, yaitu Resident Evil 3: Nemesis.


Awal game dibuka dengan opening scene yang cukup menjanjikan. Kita diberikan pengetahuan mengenai asal mula dan kehancuran apa yang terjadi di Raccoon City.
Dalam Resident Evil 3: Nemesis, gamer akan memainkan karakter Jill Valentine, salah satu anggota S.T.A.R.S yang juga pernah selamat dari Mansion Incident dalam game debutnya. Hampir sama seperti game sebelumnya, Jill berusaha untuk menyelamatkan diri dan kabur dari Raccoon City yang kabarnya akan segera dihancurkan. Tapi misi penyelamatan diri ini tidak berjalan dengan mulus. Jill dihadapkan dengan warga Raccoon City yang berubah menjadi zombie, serta salah satu tyrant cerdas buatan Umbrella, Nemesis, yang ditugaskan untuk membunuh semua anggota S.T.A.R.S termasuk Jill sendiri.


Sedikit bocoran, Jill Valentine bukan satu-satunya karakter yang playable dalam game ini. Kita juga akan memainkan Carlos Olivera, seorang tentara bayaran yang awalnya disewa oleh Umbrella untuk menyelamatkan penduduk sipil yang belum terinfeksi t-Virus di Raccoon City. Tapi karena tidak menemukan penduduk yang selamat, Carlos beserta rekan-rekannya pun berniat untuk menyelamatkan diri setelah mendengar kabar bahwa Raccoon City akan dihancurkan.

Resident Evil 3: Nemesis adalah game yang sempurna di mata saya sebagai penggemar franchise gamenya. Game ini mampu menghadirkan plot yang solid dan dapat digarap dengan sangat apik. Gameplay yang ditawarkan pun juga sangat menarik, meskipun masih menjunjung tinggi akar gameplay yang sama seperti Resident Evil 2. Salah satu hal yang saya sukai dari game ini adalah live selection yang akan muncul ketika kita menghadapi musuh. Live selection merupakan feature baru dalam game ini yang memberikan kesan unik dan mampu menambahkan tensi ketegangan. Sebagai gamer, kita bebas memilih selection apa yang kita anggap paling tepat, tapi perlu diketahui, bahwa setiap selection yang kita pilih, terdapat konsekuensi yang berbeda.


Hadirnya Nemesis sebagai musuh utama dalam game ini juga semakin membuat game ini menarik. Nemesis mempunyai kemampuan untuk lari serta menggunakan rocket launcher sebagai senjata utamanya. Nemesis juga dapat mengejar gamer dari satu tempat ke tempat yang lainnya dan akan tetap mengejar gamer meskipun gamer telah mengalahkannya, hal tersebut dikarenakan Nemesis merupakan salah satu boss yang berulang-ulang dalam game ini, sehingga menambah ketegangan dan mempertegas serta memperkuat game ini sebagai sebuah game survival yang benar-benar horror.


Selain ketegangan yang ditawarkan, ada banyak puzzle yang dihadirkan dalam game ini, tentunya dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Tapi puzzle yang paling saya sukai dari game ini adalah Sampel Air atau Water Sample. Puzzle ini benar-benar menguras otak gamer karena gamer harus melakukan pergeseran blok untuk menciptakan sebuah kombinasi tertentu.

Intinya, Resident Evil 3: Nemesis merupakan sebuah masterpiece yang wajib dimainkan oleh gamer, baik gamer yang menyenangi game-game survival horror maupun gamer yang hanya iseng memainkannya. Meskipun grafik dalam game ini bisa dikatakan ‘payah’ jika dibandingkan dengan game-game di jaman sekarang, tetapi Resident Evil 3: Nemesis masih mampu bertahan berkat plot dan gameplay yang baik dan masih sanggup membuat para gamer mendapatkan tensi ketegangan yang memuaskan.

Developer: Capcom
Publisher: Capcom
Platform: PlayStation
Score: 5/5 stars

10 comments:

  1. ini yang terbaru yaa? kapan dirilis?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini game jadul. Waktu masih jaman PS1 haha :D

      Delete
    2. iya bener-benr, itu game dah lama banget .... hehehe

      Delete
  2. boleh juga nih . .
    salam kenallllllllllll :)

    ReplyDelete
  3. hehehe saya sih kurang suka mba soalnya ga ngikutin dari awal kisahnya ehehe

    ReplyDelete
  4. Kalau gak salah, Games Resident Evil 3 kan sudah ada untuk PC nya.

    ReplyDelete
  5. wah..penggemar game ya. kalau saya lebih suka filmnya :)

    ReplyDelete
  6. Saya udah tamat Berkali2 ini, mau main lagi di Android tapi susah buat penekanan tombolnya.. sekarang lagi main Residen Evil Code Veronika PS2..

    kalau ada waktu Review juga
    RE : Dual Shock (PS1),
    RE : Directors Cut (PS1),
    RE : Survivor, (PS1)
    RE : Dead AIM (PS2)
    RE : Out Break (PS2)

    game Resident Evil diatas sudah saya tamatkan..

    ReplyDelete
  7. Loh Blog-nya punya 2 yawh. Yang lama dah gak dikelola Chania? Blog yang ini juga ga kalah keren kuk. Cobain RE Revelation, disitu Jill valentine juga ga kalah kerennya ama yang di RE 3 Nemesis. Lebih merinding lagi :D

    ReplyDelete